Prasojo's Family Weblog

Prasasti

Posted in Family by Lintang on December 29, 2009

Hari ini, tiga tahun yll

Achi lahir. Seru? iya… tapi bunda yang pasrah gak tau namanya IMD, namanya rawat gabung. walhasil, klo achi ditarok di kamar bayi, bunda tidur hehe…
tapi ada hikmahnya, karena persalinan normal tetep bikin badan rontok. Bolak-balik bunda telpon mama. Mulai dari perut kembung, muntah. Hmmm, selalu ada saat pertama. Dan hal terbaik dari menjadi ibu adalah, bun jadi tambah sayang eyang.

Berdebar-debar menunggu achi tengkurap, berdiri, mbalik.
Mempersiapkan diri untuk punya adik lagi. Hohoho, jadi inget waktu bunda hamil lagi. Masak sih bun jadi kurang gizi klo ngasi makan dua anak :) jalan rezeki kalian masing-masing, sudah diatur sempurna kan. Yuk aja tandem nursing

Dan Achi udah gak mimik bun lagi. Dua tahun satu bulan menjelang kelahiran adek Iza. Lama ya Chi, kita bahas bahwa klo dari perut bunda yang ndut, akan hadir makhluk baru yang harus diperhatikan dan disayang seperti achi. Dan melihat Adek Iza mimik, Achi jadi rewel luar biasa. Harus gimana, Chi?

Weaning with love. Dua tulisan dari mbak Luluk dan Mbak Indah menguatkan bunda. Well, saat2 kayak gini gak akan terulang kan Chi?
Untuk alasan apa Achi disapih?
Bukan karena ada adek ya Chi, Achi akan tergusur.
Dan bukan karena mimik bun habis, bukan karena pahit. Karena Achi udah waktunya mandiri, bersiap jadi gadis besar. Anak besar bisa menahan diri dari keinginannya. Anak besar gak terlalu bergantung bunda.

“Adek! Minumnya jangan lama-lama”… Hm, Achi marah dan gusar.
Ok, Achi blom siap ya. Gpp, bun bakal nunggu sampai Achi bener-bener siap.

Mulai dari ngasi syarat kudu ngabisin UHT dulu.
Trus minum cuma kalo malem.
Dan mendahulukan adek Iza :) Achi belajar sabar ya…

Bunda belajar ikhlas. Dan saat itu benar-benar datang, gadis kecil bunda sudah melangkah maju.. Sepulang kantor 28 Oktober 2009, Achi bilang,”Achi gak mimik bun lagi… Achi udah gede”. Bunda dan ayah bangga ke Achi, sungguh! Walo kadang masih suka gangguin adek, kadang masih ngiri, tapi bisa menahan diri sungguh melegakan. Yup… 34 bulan.

Sekarang Achi udah nambah umur. Sekedar prasasti bahwa tiga tahun aku udah jadi ibu dan belahan jiwaku jadi ayah. Prasasti bahwa tahun-tahun berganti dan tanggung jawab kami masih panjang.

Insya Allah, Bunda sama ayah mendampingi… tapi Allah yang akan menjagamu dan adek Iza sepanjang waktu.

Penuh cinta
ayah-bunda

Advertisement
Tagged with: ,

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.